Dewan Komisaris

Dewan Komisaris melakukan pengawasan terhadap pengelolaan Perseroan melalui supervisi, pemberian panduan dan nasihat kepada Direksi. Setiap anggota Dewan Komisaris bertindak mandiri dalam memenuhi tugas dan tanggung jawabnya kepada Perseroan. Tidak satupun Komisaris mempunyai hubungan keluarga, keuangan, manajemen dan/atau kepemilikan saham dengan anggota Dewan Komisaris lainnya ataupun dengan anggota Direksi. Dewan Komisaris bertanggung jawab kepada pemegang saham.

Komposisi Dewan Komisaris di maksudkan untuk memastikan keseimbangan pengetahuan, keahlian, pengalaman profesional dan latar belakang yang diperlukan untuk mendukung pengawasan yang efektif terhadap Perseroan. Anggota Dewan Komisaris diangkat berdasarkan hal tersebut. Calon anggota Dewan Komisaris dinilai dan dievaluasi tanpa memandang jenis kelamin, latar belakang suku atau agama, atau pemberi rekomendasi awal.

Struktur dan Keanggotaan

Menurut Piagam Dewan Komisaris Matahari, Dewan harus memiliki setidaknya dua anggota, termasuk Presiden Komisaris dan setidaknya satu Komisaris Independen. Per 31 Desember 2019, Dewan memiliki lima anggota, di antaranya adalah independen. Komposisi Dewan Komisaris dapat ditemukan pada laman http://matahari.co.id/id/managements/dewan-komisaris/94
Dasar hukum untuk pengangkatan anggota Dewan saat ini adalah Akta Notaris No. 56 dari Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H tertanggal 26 April 2019. Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan diterima dan dicatat oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (MOLHR) melalui surat No. AHU-AH.01.03-0272220 tanggal 23 Mei 2019 dan juga tercatat dalam Daftar Perseroan sesuai dengan Surat No. AHU-0083709.AH.01.11 tanggal 23 Mei 2019.

Tugas dan Tanggung Jawab

Sebagaimana tercantum dalam Anggaran Dasar Perseroan dan UU no 40/2007 tentang Perseroan Terbatas serta Panduan dan Prosedur Operasi Standar Dewan Komisaris PT Matahari Department Store Tbk (“Piagam Dewan Komisaris”) tanggal 7 Desember 2015, tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris mencakup:

1. Mengawasi pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi, pengelolaan Perseroan atau usaha Perseroan, dan memberikan nasihat kepada Direksi, diantaranya dalam Rapat bersama dengan Direksi.
2. Melaksanakan tugas tanggung jawab untuk mengawasi Perseroan dengan niat baik, penuh tanggungjawab, dan kehati-hatian.
3. Membentuk Komite Audit.
4. Menjalankan fungsi-fungsi Nominasi dan Remunerasi. Dalam menjalankan hal ini, Dewan Komisaris dapat membentuk Komite Nominasi dan Remunerasi.
5. Pada akhir tahun fiskal, mengevaluasi kinerja komite-komite yang membantu pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya.
6. Setiap anggota Dewan Komisaris bertanggung jawab renteng atas kerugian yang diderita Perseroan akibat kesalahan atau kelalaian anggota Dewan Komisaris dalam menjalankan tugasnya. Namun demikian, para anggota Dewan Komisaris tidak dapat dikenakan tanggung jawab atas segala akibat yang terjadi apabila mereka dapat membuktikan bahwa:
    a. kerugian tersebut tidak disebabkan oleh kesalahan atau kelalaian;
    b. mereka telah melakukan pengaturan dengan itikad baik, penuh tanggungjawab dan kehati-hatian untuk keuntungan Perseroan dan sejalan dengan tujuan dan sasaran Perseroan;
    c. Mereka tidak memiliki benturan kepentingan, baik secara langsung maupun tak langsung, atas pengelolaan yang mengakibatkan kerugian; dan
    d. Mereka telah mengambil tindakan untuk mencegah muncul atau berlanjutnya kerugian tersebut.
7. Secara bersama-sama dengan Direksi menyarankan kepada RUPS mengenai penunjukan Akuntan Publik untuk mengaudit laporan keuangan Perseroan.
8. Melakukan riset, penelitian, dan menjawab laporan-laporan berkala dan Laporan Tahunan yang dipersiapkan oleh Direksi, serta memberikan persetujuan dan menandatangani Laporan Tahunan.
9. Bertanggung jawab atas pelaksanaan tugas-tugasnya kepada pemegang saham dalam RUPS.
10. Bersama Direksi menyusun kode etik yang berlaku bagi seluruh anggota Dewan Komisaris dan Direksi, karyawan/tenaga kerja, dan mendukung elemen-elemen Perseroan.
11. Mendokumentasikan seluruh minuta rapat Dewan Komisaris, rapat gabungan Dewan Komisaris dan Direksi, serta rapat Komite-komite di bawah Dewan Komisaris.
12. Memeriksa dan memberikan persetujuan atas rencana bisnis dan rencana perusahaan.
13. Memastikan penerapan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan di setiap tingkatan atau struktur organisasi, serta mengawasi, mengevaluasi, dan meningkatkan efektifitas praktik-praktik Tata Kelola Perusahaan yang Baik di dalam Perseroan.

Wewenang Dewan Komisaris antara lain:
1. Memberhentikan sementara anggota Direksi dengan menyebutkan alasannya dan wajib diberitahukan secara tertulis kepada anggota Direksi yang bersangkutan serta dapat melakukan tindakan pengurusan Perseroan dalam keadaan tertentu untuk jangka waktu tertentu, yang ditetapkan berdasarkan UU PT Anggaran Dasar dan/atau keputusan RUPS.
2. Dalam kondisi tertentu, Dewan Komisaris wajib menyelenggarakan RUPS tahunan dan RUPS lainnya sesuai dengan kewenangannya sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan dan anggaran dasar. 

Rapat Dewan Komisaris

Dewan Komisaris diharuskan untuk mengadakan rapat setidaknya setiap 2 (dua) bulan, sesuai dengan Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2014 dan Piagam Dewan Komisaris. Sebagai tambahan, rapat sementara juga dapat diselenggarakan jika dianggap perlu. Piagam Dewan Komisaris mengatur tentang kehadiran dalam rapat Dewan Komisaris dapat dilakukan melalui media telekomunikasi seperti telekonferensi atau konferensi video jika seorang anggota tidak dapat menghadiri rapat secara fisik.
Sekretaris Perseroan, atas nama Presiden Komisaris, membagikan jadwal rapat Dewan tahun 2019 dan 2020 kepada anggota yaitu pada tanggal 24 Oktober 2018 dan 23 Oktober 2019. Pemberitahuan tentang pertemuan lain dikirim oleh Presiden Komisaris atau oleh dua Komisaris lainnya.
Keputusan mengikat hanya dapat diambil pada rapat Dewan Komisaris jika persyaratan kuorum dipenuhi; yaitu, lebih dari 50% anggota Dewan Komisaris hadir pada rapat tersebut, atau dalam hal rapat gabungan, ketika lebih dari 50% anggota Dewan Komisaris dan Direksi hadir. Setiap anggota Dewan memiliki satu suara dan dapat mewakili satu anggota lainnya dengan kuasa jika diminta.
Dewan Komisaris mengadakan rapat sebanyak 10 kali pada tahun 2019, dengan kehadiran rata-rata 100%. Kuorum tercapai di semua pertemuan.