2020 - Finalisasi program pembelian kembali saham tambahan di bulan Januari 2020.

- Pembukaan 3 gerai baru di Palembang, Depok, dan Tangerang.
- Auric Capital, secara tidak langsung melalui Greater Universal Ltd menjadi pemegang saham.
- Meluncurkan strapline baru “Pay Less, Feel Good”.
- Penurunan modal dengan cara menarik 178,7 juta saham treasuri.
- Mengakuisisi 728 juta saham Bank Nobu atau setara dengan 16,4% kepemilikan saham.
- Meluncurkan fitur Branchless Banking pertama di gerai Atrium Senen.
- Meluncurkan social commerce Shop & Talk dan toko-toko resmi di marketplace seperti Shopee.
- Meluncurkan Matahari.com yang baru.
- Memperkenalkan kampanye Black Friday yang pertama.

2019 - Membuka 3 gerai besar Matahari Department Store.

- Membagikan dividen tunai sebesar Rp 933.600.000.000, atau 85% dari laba bersih.
- RUPST menyetujui program pembelian kembali saham tambahan.
- Finalisasi program pembelian kembali aham awal pada bulan Desember 2019.
- Memulai penggunaan tas belanja berbahan dasar singkong.

2018 - Meluncurkan kembali aplikasi MATAHARI.com.

- Pembagian dividen tunai sebesar Rp1,3 triliun, atau 70% dari laba bersih.
- Melakukan program pembelian kembali saham (buyback).
- Meluncurkan merek eksklusif baru, Whiteberry-Style & Comfort Lingerie.
- Mengumumkan rencana pengembangan fasilitas distribusi multi guna dengan pembelian tanah
  yang dekat dengan Kawasan lndustri Jababeka.
- Melanjutkan kolaborasi dengan selebriti dan talenta lokal untuk memberikan penawaran barang
  dagangan yang ditingkatkan.

2017 - Membuka Gerai Nevada pertama yang berdiri sendiri;

- Menandatangani perjanjian Direct to Retail (DTR) multi-tahun dengan Disney;
- Bermitra dengan desainer dan selebriti lokal untuk meningkatkan penawaran produk;
  meluncurkan kembali program loyalitas Matahari Rewards, dengan platform yang lebih
  baik dan benefit yang lebih banyak;
- Meluncurkan tagline baru yaitu “Feel Good”, yang memperkuat komitmen Matahari untuk
  menawarkan kepada semua pelanggannya pengalaman belanja yang menyenangkan;
- Mendirikan PT Matahari Nusantara Logistik, sebuah anak perusahaan dengan kepemilikan
  saham sebesar 100%, yang mengelola dan mengembangkan logistik dan sistem transportasi;
- Menyelesaikan tahap terakhir dari investasinya di Mataharimall.com, menjadikan kepemilikan
  saham Matahari sebesar 19,62% pada akhir Desember 2017.

2016 - Kepemilikan saham publik meningkat menjadi 82,52%

• Matahari bekerja sama dengan BCA meluncurkan kartu kredit BCA - Matahari.
• Aplikasi mobile MatahariApps #StylishYou secara resmi dikenalkan kepada publik.
• Matahari meluncurkan MatahariStore.com sebagai versi digital dari Matahari Department Store
  untuk menjangkau pangsa pasar di Indonesia yang belum terlayani dengan baik.

2015 - Merek-merek eksklusif Matahari tersedia di platform e-commerce MatahariMall.

- Matahari menggunakan opsi sahamnya di PT Global Ecommerce Indonesia (GEI), entitas induk MatahariMall.
- Kepemilikan publik atas saham Matahari meningkat menjadi 79,52% dengan divestasi ACC untuk saham lebih lanjut.

 

2014 - Kepemilikan publik atas saham Matahari meningkat menjadi 65,34%.

2013 - Setelah penawaran saham oleh ACC dan PT Multipolar Tbk, kepemilikan publik atas saham Matahari meningkat dari 1,85% menjadi 47,35%.

2011 - Penggabungan usaha (merger) antara MI dan Matahari menjadikan Matahari sebagai entitas yang dipertahankan (surviving entify).

2010 - Matahari diakuisisi oleh PT Meadow Indonesia (MI), anak perusahaan dari Asia Color Company Limited (ACC). Baik MI dan ACC secara tidak langsung mayoritas dimiliki oleh CVC Asia Fund III.

2009 - Afilliasi MPP, PT Pacific Utama Tbk mengakuisisi Divisi Matahari Department Store.

- Matahari memulai perdagangan sebagai Perseroan publik yang berdiri sendiri, PT Matahari Department Store Tbk dengan kode saham LPPF.

2008 - Matahari meluncurkan konsep New Generation, yang menjadi percontohan terbaik dari desain department store yang modern.

2000 - Matahari Club Card (MCC) diluncurkan.

yang kini menjadi program customer loyalty terbesar di Indonesia.

1997 - Multipolar menjadi pemegang saham mayoritas MPP.

1992 - Matahari Putra Prima menjadi perusahaan publik, mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya.

1986 - PT Matahari Putra Prima Tbk (MPP) didirikan.

1980 - Matahari membuka gerai pertamanya di luar Jakarta di Bogor.

1972 - Matahari membuka department store modern pertama di Indonesia.

1958 - Gerai Pertama Matahari, yang didirikan oleh Bapak Hari Darmawan, dibuka pada 24 Oktober di Pasar Baru, Jakarta, menempati area seluas 150 meter persegi.