Dewan Komisaris membentuk Komite Nominasi dan Remunerasi untuk mendukung pengawasan atas pengembangan dan pelaksanaan kebijakan dalam hal nominasi dan remunerasi Direksi, Tim Manajemen, dan karyawan. Nominasi dan remunerasi dari Dewan Komisaris sendiri, serta kriteria dan aturan pengangkatan anggota Komite Nominasi dan Remunerasi, dibahas dan diputuskan dalam Rapat Dewan Komisaris.

Perseroan tunduk terhadap Peraturan OJK No. 34/ POJK.04/2014 tertanggal 8 Desember 2014, tentang Komite Nominasi dan Remunerasi.

Struktur dan Keanggotaan

Perseroan telah melakukan perubahan dalam keanggotaan Komite Nominasi dan Remunerasi untuk memenuhi Peraturan OJK No.34/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 mengenai Komite Nominasi dan Remunerasi. Sejak tanggal 13 Agustus 2016, Komite Nominasi dan Remunerasi terdiri dari seorang Komisaris Independen sebagai ketua komite, seorang anggota Dewan Komisaris Perseroan lain, dan Manajer Sumber Daya Manusia.

Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi saat ini adalah sebagai berikut:

Ketua        : Jonathan L. Parapak (Komisaris Independen)
Anggota    : Sigit Prasetya (Komisaris)
Anggota    : Jenny (Head of Compensation Benefit and Personnel Recruitment)
 

Tugas dan Tanggung Jawab

Sebagaimana tercantum pada Piagam Komite Nominasi dan Remunerasi tanggal 1 Desember 2015, tugas dari Komite Nominasi dan Remunerasi mencakup hal berikut:
1. Terkait fungsi Nominasi:
    a. Menjalankan prosedur berikut:
        1) Mempersiapkan proses nominasi anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris;
        2) Mempersiapkan kebijakan dan kriteria yang dibutuhkan untuk proses nominasi calon anggota                    Direksi dan/atau Dewan Komisaris;
        3) Membantu Dewan Komisaris untuk mengevaluasi kinerja Direksi dan/atau Dewan Komisaris; 
        4) Mempersiapkan program pengembangan kompetensi untuk anggota Direksi dan/atau Dewan                    Komisaris; dan
        5) Menelaah dan mengajukan calon yang memenuhi persyaratan sebagai anggota Direksi dan/atau                Dewan Komisaris kepada Dewan Komisaris untuk diajukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham                (“RUPS”)
    b. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai hal-hal berikut:
        1) Komposisi anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris;
        2) Kebijakan dan kriteria yang diperlukan untuk proses nominasi;
        3) Kebijakan penilaian kinerja terkait anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris.
    c. Membantu Dewan Komisaris dalam menilai kinerja anggota Direksi dan/atau Dewan months.                      Komisaris berdasarkan kriteria yang telah disepakati;
    d. Memberi rekomendasi kepada Dewan Komisaris tentang program pengembangan kompetensi bagi            anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris; dan
    e. Mengusulkan calon yang memenuhi persyaratan sebagai anggota Direksi dan/atau Dewan                          Komisaris kepada Dewan Komisaris untuk diajukan kepada RUPS.
2. Berkenaan dengan proses remunerasi
    a. Melaksanakan prosedur berikut:
        1) Mempersiapkan struktur remunerasi bagi anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris;
        2) Mempersiapkan kebijakan remunerasi bagi anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris;
        3) Menghitung jumlah remunerasi bagi anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris.
    b. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris sehubungan hal-hal berikut:
        1) Struktur remunerasi;
        2) Kebijakan remunerasi; dan
        3) Jumlah remunerasi.
    c. Membantu Dewan Komisaris dalam menilai kesesuaian antara kinerja dan remunerasi yang diterima              oleh setiap anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris;
    d. Dalam merekomendasikan kebijakan remunerasi, Komite mesti mempertimbangkan setidaknya                    formula yang didasari oleh kinerja, daya saing pasar dan kemampuan keuangan Perseroan.

Frekuensi Rapat dan Kehadiran

Komite Nominasi dan Remunerasi bertemu 3 kali pada tahun 2016, dengan tingkat kehadiran mencapai 100%. Jumlah Rapat Komite Nominasi dan Remunerasi telah sesuai dengan Peraturan OJK No. 34/POJK.04/2014 yang mengharuskan rapat Komite Nominasi dan Remunerasi diselenggarakan paling kurang satu kali dalam 4 (empat) bulan.

Penilaian Kinerja Anggota Dewan Komisaris dan Direksi

Dewan Komisaris dan Direksi dinilai secara bersama atas efektifitas dalam menjalankan peran mereka untuk mendukung berlangsungnya Perseroan melalui laporan tahunan kepada Pemegang Saham. Dewan Komisaris dan Direksi juga melakukan penilaian sendiri satu tahun sekali.

Kinerja perorangan anggota Dewan Komisaris dan Direksi dinilai oleh Komite Nominasi dan Remunerasi setiap tahun, berdasarkan kriteria yang dipersiapkan oleh Komite dan disetujui oleh Dewan Komisaris.

Kebijakan Remunerasi Anggota Dewan Komisaris dan Direksi

Jumlah remunerasi yang diterima oleh Dewan Komisaris dan Direksi ditetapkan dan diajukan setiap tahun oleh Komite Nominasi dan Remunerasi. Dewan Komisaris menelaah rekomendasi atas remunerasi ini dan mengajukannya kepada Rapat Umum Pemegang Saham untuk mendapatkan persetujuan.

Penghitungan remunerasi untuk anggota Dewan Komisaris dan Direksi untuk tahun buku 2016, yang telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham tahunan pada tanggal 26 Mei 2016 telah mempertimbangkan kinerja individual, hasil-hasil yang dicapai Perseroan, persaingan pasar, kapasitas keuangan Perseroan, dan hal-hal lain. Jumlah kolektif dibatasi sebesar 0,2% dari penjualan bersih Perseroan.

Rapat Umum Pemegang Saham juga memberikan wewenang kepada Dewan Komisaris untuk merancang, membentuk dan mengimplementasikan sistem remunerasi, termasuk honorarium, tunjangan, gaji, bonus dan remunerasi lain bagi anggota Direksi Perseroan.

Total Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi

Pada tahun 2016, total remunerasi untuk anggota Dewan Komisaris berjumlah Rp10,8 miliar, sedangkan untuk anggota Direksi berjumlah Rp28,9 miliar. Jumlah ini berada dalam limit yang disetujui oleh RUPS.

Pengembangan Kompetensi dan Orientasi Dewan Komisaris dan Direksi

Seluruh anggota baru Dewan Komisaris dan Direksi menjalani program orientasi yang dirancang untuk memberikan pemahaman atas visi, misi, nilai, pedoman perilaku, struktur organisasi, lini bisnis dan piagam Dewan Komisaris/Direksi, serta hukum dan peraturan yang berhubungan dengan pasar modal. Program orientasi dilaksanakan oleh manajemen dan unit bisnis serta unit-unit pendukung lainnya melalui pertemuan
tatap muka.

Seluruh anggota Dewan Komisaris dan Direksi diharapkan menerapkan pendekatan terus belajar untuk dapat tetap terbarukan dengan pengembangan baru di industri, hukum dan peraturan serta bidang keahlian mereka, dan didorong untuk mengikuti seminar atau workshop yang diselenggarakan oleh institusi ternama
untuk meningkatkan pengetahuannya.

Kebijakan Suksesi Direksi

Komite Nominasi dan Remunerasi mempersiapkan suksesi Direksi dengan mengidentifikasi pejabat eksekutif yang berpotensi, menilai dan mengevaluasi kompetensi, pengalaman, kualifikasi dan keahlian mereka, serta mengajukan nama-nama calon berpotensi tersebut untuk mendapat persetujuan dari Dewan Komisaris dan Direksi.

Profil anggota Komite Nominasi dan Remunerasi

Jenny

Ditunjuk sebagai Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan pada tanggal 13 Agustus 2015. Beliau telah bergabung dengan Perseroan sejak tahun 2009 sebagai Head of Compensation Benefit & Personnel Admin. Beliau telah berpengalaman dalam bidang Sumber Daya Manusia saelama hampir 20 tahun dan sebelumnya merupakan Human Resources Executive di PT Mulia Intipelangi (1996 – 2008). Beliau meraih gelar Sarjana Komputer dari Universitas Bina Nusantara.

Profil Jonathan Parapak dan Sigit Prasetya telah disajikan pada segmen profil Dewan Komisaris.